foto1
foto1
foto1
foto1
foto1
Hubungi kami
0281 634007
metro_rgm@yahoo.com



Sobat Metro..Saat malam hari banyak hal yang bisa dilakukan dengan Smartphone untuk mengabadikan keindahan dan keunikannya. Namun memotret dengan smartphone pada malam hari  apalagi menggunakan smartphone tidak semudah memotret pada siang hari. Faktor cahaya sangat berpengaruh terhadap kemampuan smartphone dan pengguna saat mengoperasikannya. Cahaya yang  lebih merata pada siang hari dan sedikit cahaya serta kontras dan sisi gelap pada malam hari sangat berpengaruh. Ada beberapa tips untuk melakukan proses pemotretan pada malam hari dengan Smatphoneagar hasil lebih maksimal dan keindahan dan keunikannya yidak kalah dengan hasil pemotretan pada siang hari.

1. Gunakan Tripod dan Timer

Menggunakan tripod, untuk memotret malam hari yang sangat minim cahaya atau tidak merata ibutuhkan “shutter” yang lambat untuk menangkap cahaya yang lebih banyak. Agar hasilnya tidak blur, sebaiknya gunakan timer atau remote untuk menekan tombol shutter. Apabila tanpa tripod dan menggunakan shutter secara manual, jangan bergerak sedikit pun dan tahan napas sesaat ketika menekan tombol shutter.

2. Menggunakan Mode Manual

Kamera smartphone yang otomatis  memungkinkan mengambil foto dengan cepat sehingga mampu menangkap momen spontan dalam sekejap mata. Tapi, tidak cocok untuk memotret pada malam hari. Maka gunakan mode manual, saat ini sudah mulai banyak smartphone yang punya mode kamera manual. Jika tidak ada mode manual di smartphone, bisa menghadirkannya lewat aplikasi yang didownload seperti Footec Camera 

3. Atur Shutter Speed, Aperture, dan ISO

Atur shutter speed yang lebih lambat untuk menangkap cahaya lebih banyak. gunakan shutter speed hingga 30 detik atau sesuaikan saja dengan kebutuhan. Untuk apperture biasanya disesuaikan dengan shutter speed. Secara garis besar, fungsi shutter speed dan aperture adalah mengontrol seberapa banyak cahaya yang masuk ke dalam sensor kamera. Sedangkan, ISO fungsinya untuk akan menentukan seberapa banyak cahaya yang dibutuhkan oleh sensitivitas dari sensor yang digunakan. Singkatnya, ISO rendah cocok digunakan pada kondisi terang seperti siang hari. ISO tinggi cocok digunakan pada malam hari. 

4. Gunakan Night Mode

Selain mode manual, jika di dalam foto tersebut tidak banyak gerakan yang berarti, memanfaatkan fitur Night Mode. Fitur ini hampir ada pada setiap smartphone yang beredar di pasaran saat ini. Dengan fitur Night mode, hasil foto akan menjadi lebih baik karena telah terjadi beberapa filterisasi yang mencocokkan dengan waktu pada malam hari. Tapi, pastikan objek yang difoto tidak boleh banyak bergerak, karena akan membuat blur pada foto. 

5. Tahu Kapan Menggunakan Flash dan Jangan Gunakan Zoom

Penting untuk mengetahui kapan waktu yang tepat menggunakan flash. Jika memotret objek yang jaraknya cukup jauh, tidak perlu menggunakan flash. Karena itu hanya akan menimbulkan bercak-bercak fototidak jelas. Jika objeknya dekat, tentunya bantuan flash akan sangat membantu dalam memotret pada malam hari. Hindari juga penggunaan fitur zoom agar hasilnya lebih tajam. Jika memungkinkan, lebih baik  dekati saja objeknya, atau biarkan ambil foto dari jarak yang ada dan crop saja hasilnya nanti. 

6. Cari Tempat yang Tepat

Untuk mendapatkan hasil foto yang maksimal dan eksotis tentunya tidak bisa sembarangan memotret di berbagai tempat. Cari sudut pandang yang berbeda dan sekiranya bisa menghasilkan foto yang tidak biasa. Dan hasilnya diharapkan lebih menarik dan unik untuk dipandang. Pintar-pintar lah memilih lokasi , sesuaikan dengan kondisi lingkungan.  

7. Edit foto

Ada foto yang lebih baik dibiarkan apa adanya, ada pula foto yang dibutuhkan sentuhan akhir yakni edit foto. Hal ini untuk menyempurkan foto, seperti kecerahan, detail, hingga efek. Gunakan aplikasi edit foto seperti Snapseed dan lainnya.